Kurma
"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang
berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma
yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama.
Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain
tentang rasanya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu terdapat
tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir." (ar-Ra'd [13]:
4)
Kurma, buah-buahan yang disebut dalam surah Maryam,
pohonnya tumbuh di padang gersang bersuhu panas dan banyak manfaatnya.
Allah mengindentifikasikan khasiat penyembuhan dari buah ini dengan
menceritakan pada Maryam, yang sedang menghadapi persalinan, supaya
makan daging buah kurma,
"Maka Jibril menyerunya dari tempat yang
rendah: 'Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah
menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma
itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang
masak kepadamu, maka makan, minum, dan bersenang hatilah...." (Maryam
[19]: 24-26)
Allah mempunyai maksud tertentu dengan menyeru kita
untuk memperhatikan kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah ini akan
membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan
kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya
terdiri atas fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan
mudah serta cepat dicerna.
Kandungan gulanya menenangkan
saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan. Sudah
pasti tiap persalinan selalu mengeluarkan banyak darah, yang dengan
sendirinya jumlah gula darah yang tertumpah karenanya cukup banyak.
Karena gula yang lenyap itu harus diganti, keterlibatan kurma, seperti
pada persalinan Maryam, nyata benar manfaatnya sebagai tambahan. Kurma
juga mengurangi tekanan darah. Meskipun daging sangat besar manfaatnya,
tapi tidaklah sebanding dengan lebih besarnya manfaat kurma segar
dalam segala hal. Mengonsumsi terlalu banyak daging, yang tak
terbantahkan mengandung banyak protein, tidaklah mustahil pada saat yang
sama dapat mengakibatkan keracunan. Jadi, makanan-makanan ringan
seperti sayur-sayuran, buah-buahan, yang tentu saja mudah dicerna,
hendaknya lebih menjadi pilihan.
Dalam cahaya ayat tadi,
kita melihat kurma, khususnya, sungguh bermanfaat bagi wanita hamil dan
ibu-ibu yang menyusui secara alami. Daging buah kurma meningkatkan
kesehatan janin di dalam perut ibu, mencegah ibu dari rasa lemah, dan
memperbanyak air susu bergizi tinggi.
Di saat yang sama, kurma
segar memberikan manfaat besar kepada otak. Kurma, dengan kandungan
2.2% protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2.
Protein-protein ini melindungi tubuh dari serangan penyakit dan
infeksi, menunjang sel-sel tubuh memperbaharui diri, dan menyeimbangkan
cairan-cairan tubuh. Vitamin A meningkatkan kemampuan pandangan mata
dan kekuatan badan, juga kekuatan tulang dan gigi. Vitamin B1
memfasilitasi jaringan saraf berfungsi sehat sempurna, menunjang tubuh
mengubah karbohidrat menjadi energi, mengatur selera makan dan
pencernaan, serta memberdayakan metabolisme berasal dari protein dan
lemak.
Vitamin B2 memfasilitasi pembakaran
protein-protein yang disebutkan tadi, karbohidrat, dan lemak yang
diperlukan untuk penyedian energ dan pembaharuan sel.
Di samping
semua ini, kurma juga mengandung banyak mineral yang esensial bagi
tubuh (seperti potassium, sodium, kalsium, besi, mangan, dan tembaga).
Bila potassium dan sodium bekerja bersamaan, mereka bertindak selaku
pengatur ritme detak jantung. Dengan menfasillitasi pengalihan oksigen
ke otak, potassium dapat memberdayakan pikiran jernih. Lebih jauh lagi,
ia menyediakan kandungan alkali secukupnya pda cairan tubuh,
merangsang ginjal mengeluarkan sampah-sampah racun metabolis, membantu
menurunkan tekanan darah tinggi, dan menunjang pembentukan kulit sehat.
Menarik
juga untuk dicatat, bahwa daging buah kurma secara khusus bermanfaat
bagi mereka yang hidup dalam kawasan di mana kebun-kebun pepohonan ini
tumbuh merata. Protein dan gula dari buah kurma merupakan sumber gizi
yang paling utama bagi penduduk gurun pasir.
No comments:
Post a Comment