REVIVALisi dengan Text kalian

Pages

Saturday, September 7, 2013

Pranata Sosial



 PRANATA SOSIAL

      1.      Pengertian Pranata Sosial
Pranata adalah seperangkat aturanyang berkaitan dengan kegiatan atau kebutuhan sosial tertentu. Adapun yang dimaksud dengan sosial adalah segala sesuatu mengenai masyarakat dan kepedulian terhadap kepentingan umum. Dengan demikian, pranata sosial (institution) dapat diartikan sebagai seperangkat aturan dalam suatu kegiatan sosial yyang berhubungan dengan masyarakat dan kepedulian terhadap kepentingan umum.
Pengertian pranata sosial banyak dikemukakan oleh para sosiolog (ahli sosiologi) :
1.      Koentjaraningrat (1990) :
Pranata sosial merupakan unsur-unsur yang mengatur perilaku para warga masyarakat yang saling berinteraksi.
2.      Soekanto (1987)
Pranata sosial merupakan lembaga kemasyarakatan yang lebih menunjuk pada suatu bentuk dan sekaligus mengandung pengertian-pengertian abstrak perihal adanya norma-norma dan peraturan tertentu yang menjadi ciri dari suatu lembaga
3.      Maciver dan Charles (1988) :
Pranata sosial merupakan lembaga kemasyarakatan sebagai tta cara atau prosedur yang telah diciptakan uuntuk mengatur hubungan antarmanusia dalam suatu kelomppok kemasyarakatan atau asosiasi
4.      Sumner (1985) :
Pranata sosial sebagai perbuatan, cita-cita, sikap dan perlengkapan kebudayaan yang mempunyai sifat kekal dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat.
5.      Wiese dan Becker (1992) :
Pranata sosial sebagai suatu jaringan proses-proses hubungan antar individu dan antarkelompok manusia yang berfungsi untuk memelihara hubungan serta polanya sesuai dengan kepentingan-kepentingan manusia dan kelompok.
6.      Kornblum (1988) :
Pranata sosial sebagai suatu struktur dan peran yang diarhakan pada pemenuhan kebyutuhan dasar anggota masyarakat.
7.      Johnson (1985) :
Pranata sosial adalah seperangkat aturan yang telah melembaga (institutionalized) karena telah diterima oleh sejumlah besar anggota sistem sosial, ditanggapi secara sungguh-sungguh, serta diwajibkan suatu sistem sosial kepada semua anggota dan bagi peanggarnya akan dikenakan sanksi.

Institusi menurut horton (1985) adalah suatu sistem hubungan sosial yang terorganisasi serta memperlihatkan nilai-nilai dan prosedur bersama yang dapat memenuhi kebutuhan dasar tertentu dari masyarakat.

Perbedaan antara kebutuhan, pranata sosial dan lembaga
no
Kegiatan yang dibutuhkan
pranata
Lembaga
1
Mendapat ilmu pengetahuan
Pendidikan
SD, SMP dan SMA
2
Membangun keluarga bahagia
Keluarga
Kantor urusan agama
3
Memenuhi kebutuhan modal
Ekonomi
Koperasi
4
Memperoleh surat izin mengemudi
Hukum
Kantor satuan polisi lalu-lintas
5
Pemilihan umum
politik
Komisi Peralihan Umum

Hal ini senada dengan teori motivasi dengan sejumlah kebutuhan kebutuhan dasar yang dikemukakan oleh Maslow (1987). Melalui teori hierarki kebutuhan, Maslow berhipotesis bahwa sejumlah kebutuhan dasar manusia memiliki urutan secara berjenjang sebagai berikut :
      1.      Kebutuhan fisiologis, mencakup rasa lapar, haus, pakaian, rumah dan kebutuhan jasmani lainnya.
      2.      Kebutuhan keamanan, mencakup keselamatan serta perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional.
      3.      Kebutuhan sosial, mencakup rasa kasih sayang, rasa dimiliki, diterima baik dan persahabatan
      4.      Kebutuhan penghargaan, mencakup faktor hormat internal seperti harga diri, otonomi pribadi (ego), dan prestasi.
v    5.      Kebuthan perwujudan diri, mencakup dorongan untuk pertumbuhan, pencapaian potensi, dan pemenuhan diri
Teori kebutuhan dasar hidup manusia yang menjadi aksi dari proses terbentuknya pranata sosial dan institusi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia jika diidentifikasikan dapat menjadi bermacam-macam pranata. Beberapa bentuk kelompok pranata yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat di Indonesia dapat dibedakan sebagai berikut :
      1.      Pranata Agama dan Kepercayaan, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan beribadah dalam hubungan manusia secara vertikal terhadap Tuhan yang Maha Esa dan untuk memenuhi kebutuhan spritual manusia.
      2.      Pranata ekonomi, bertujuan untukmemenuhi kebutuhan material, termasuk di dalamnya produksi, distribusi, dan konsumsi.
      3.      Pranata pendidikan, bertujuan untuk memenuhi dalam mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah. Proses ini berlangsung seumur hidup dengan berbagai norma, pengetahuan, keterampilan dan segala aspek budaya lain yang berlaku dalam masyarakat.
      4.      Pranata politik, bertujuan untuk mendapatkan kekuasaan degan berbagai cara dan alat untuk mencapai tujuan bersama dalam hidup bermasyarakat yang didasari dengan ilmu kenegaraan atau tata negara.
      5.      Pranata somatik, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan kenyamanan hidup.
      6.      Pranata kesenian, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan rasa keindahan.
      7.      Pranata sosial, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial yang berinteraksi antarsesamanya dalam hidup bermasyarakat.
      8.      Pranata penelitian, bertujuan untuk
a.      Menemukan masalah dan gejala baru tentang suatu hal
b.      Mengembangkan suatu program atau pengetahuan
c.       Menguji kebenaran tentang hipotesis atau dugaan sementara.
Suatu kegiatan masyarakat dapat disebut sebagai pranata sosial apabila memenuhi beberapa syarat berikut :
      1.      Merupakan suatu kelompok kegiatan yang bertujuan memenuhi kebutuhan khusus.
      2.      Mengikuti aturan yang berlaku dalam bermasyarakat seperti norma, nilai dan adat istiadat.
      3.       Merupakan sekelompok manusia yang melakukan kegiatan bersama dan saling berinteraksi.
Agar hubungan anatarmanusia dalam suatu masyarakat dapat berlangsung seperti yang diharapkan semua pihak, perlu dibentuk pranata sosial yang mengaturnya. Pranata sosial yang ada, semula terbentuk secara tidak sengaja, tetapi seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi mutakhir, pranata sosial dapat dibentuk secara sadar dan terencana (konseptual).


No comments:

Post a Comment